A Choice - Opini



Keputusan memang mutlak harus diambil oleh setiap orang. Keputusan yang baik, menghasilkan yang baik. Keputusan yang buruk, menghasilkan yang buruk. Tetapi tidak semua pilihan harus kita kita pilih. Tapi sekali lagi, memilih adalah sesuatu yang mutlak.

Baru mulai aja udah berat ya kata-katanya *wkwkwk*

Nggak kok, artikel ini sebenarnya santai.

Mau cerita nih, semasa SMK aku dihadapkan pada dua pilihan yang krusial dalam hidupku. Mungkin menurutmu biasa aja. Pilihan itu adalah lanjut menitih karir di sepak bola atau kuliah. 

Biar lebih nyambung, aku mau nyeritain konteksnya nih. 

Waktu SMK aku tergabung dalam klub sepak bola di Cilacap. Namanya PSCS Cilacap. Kalau yang lain sekolah dari jam 7-17, karena aku punya "hak istimewa", sekolahku cuma sampai jam 12 siang aja. Biasa, boloslah wkwkwkw

Hampir setiap hari sekolahku kaya gitu. Sekolah sampai jam 12, langsung lanjut ke stadion buat latihan. Jaraknya 45 menitan kalau dari tempatku ke stadion. Kebetulan pelatihnya kejam, latihan selalu mulai jam 13. Ya, sebenarnya capek sih. Tapi karena memang waktu itu semangat untuk main bola menggebu gebu, apapun dilakuin deh pokoknya.

Singkat cerita, tiba aku di laga final U17 Piala Soeratin Tingkat Provinsi Jawa Tengah lawan Persab Brebes. Tahun 2016 waktu itu. 

Kalau teman yang lain pengin juara, beda dengan aku. Aku pengin kalah malahan wkwkwkw. Itu karena kalai juara, kompetisi akan lanjut lagi. Dan niatku kala itu sudah lebih condong ke kuliah. Sampai akhirnya aku kuliah dan masuk PKN STAN. 

Dilema, bingung, takut salah pilih tentu aku rasakan. Sampai akhirnya aku benar-benar yakin untuk kuliah. Dan aku menemukan hidupku yang lebih nyaman ketika aku kuliah. Sepak bola memang cita-citaku, tapi pendidikan adalah cintaku.

Semua yang kita lakukan its all about a choice. Masa depanmu ditentukan dari pilihanmu. 

Di sekolah, kamu pengin males malesan, bebas, itu hakmu. Kamu pengin rajin, bebas, itu hakmu.

Mau baju apa hari ini, itu tentang pilihan. Mau makan apa hari ini, itu tentang pilihan. 

Mau jadi manusia seperti apa itu pilihan. Tapi ingat, keputusanmu mempengaruhi alur hidupmu. Sekecil apapun keputusan itu.

Kalau aku bagi, ada tiga pilihan bagi kita manusia. Menjadi manusia yang biasa banget, biasa saja, dan luar biasa. 

Kalai kamu memutuskan untuk jadi manusia yang biasa banget, ya bersiaplah dengan hidup yang biasa banget juga. Kalau kamu pilih jadi manusia biasa, ya bersiaplah untuk hidup seperti kebanyakan orang. Kalau kamu pilih untuk jadi luar biasa, maka bersiaplah untuk hidup yang istimewa.

Pesanku: masa depan kita ditentukan dari keputusan yang kita ambil hari ini. Kamu cuma butuh yakin untuk memilih.

4 Responses to "A Choice - Opini"

  1. Betul gan. Keputusan kita hari ini, akan menentukan kehidupan kita di masa mendatang. Artikelnya bagus dan sangat bermanfaat. Makasih

    ReplyDelete
  2. ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat ayo segera bergabung dengan kami di f4n5p0k3r
    Promo Fans**poker saat ini :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis
    Ayo di tunggu apa lagi Segera bergabung ya, di tunggu lo ^.^

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel