Nama-Nama Presiden Republik Indonesia dari Awal sampai Sekarang, Siapa Sajakah Mereka ?

Presiden Republik Indonesia dari Awal sampai Sekarang - Sumber lyceum.id

Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa bentuk negara Indonesia adalah kesatuan, sedangkan bentuk pemerintahannya adalah republik. Selain bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan, Indonesia juga memiliki sistem pemerintahan yaitu presidensial. Presiden memegang kekuasaan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Tahukah kamu siapa saja presiden yang pernah menjabat di Republik Indonesia dari awal sampai sekarang? Artikel ini akan menjawab pertanyaan itu. Tapi sebelumnya mari simak beberapa penjelasan berikut.

Sistem Presidensial

Berdasarkan situs wikipedia, sistem presidensial merupakan sistem pemerintahan negara republik di mana kekuasaan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasaan legislatif. Untuk disebut sebagai sistem presidensial, bentuk pemerintahan harus memiliki tiga unsur, yaitu presiden yang dipilih rakyat, presiden menjabat sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan, dan presiden memiliki kewenangan yang dijamin oleh UUD. 

Baca Juga : Penjelasan Lengkap Pancasila Sebagai Falsafah Budaya Bangsa

Dirunut dari sejarahnya, Indonesia mengalami beberapa kali perubahan sistem pemerintahan. pada tahun 1945-1949 menganut sistem presidensial. Kemudian pada rentang waktu 1949 - 1950 menganut sistem parlementer yang semu. Pada tahun 1950 - 1959, Indonesia masih menganut sistem pemerintahan parlementer dengan demokrasi liberal yang masih bersifat semu. Tahun 1959 - 1966 menganut sistem presidensial orde lama. Tahun 1966 - 1998 menganut sistem pemerintahan presidensial orde baru. Dan tahun 1998 - sekarang menganut sistem pemerintahan presidensial.

Pengertian Presiden

Presiden adalah suatu nama jabatan yang digunakan untuk pimpinan organisasi, perusahaan, perguruan tinggi, atau negara. Presiden berasal dari bahasa latin, prae yang berarti sebelum dan sedere yang berarti menduduki. 

Baca Juga : Penjelasan Lengkap Pancasila Sebagai Ideologi Negara Indonesia

Presiden yang dibahas di sini adalah seorang yang menduduki jabatan tertinggi dalam suatu negara. Atau dapat dikatakan sebagai orang nomor satu dalam suatu negara. Presiden di Indonesia dipilih melalui pemilu yang dilakukan setiap lima tahun sekali.

Presiden Indonesia yang Pernah Menjabat dari Awal Hingga Sekarang

Dari awal kemerdekaan Republik Indonesia sampai sekarang, terdapat tujuh orang presiden yang terpilih dan memimpin negara Indonesia. Siapa sajakah mereka?

1. Ir. Soekarno

Presiden Soekarno
Ir. Soekarno
Ir. Soekarno adalah presiden pertama republik Indonesia. Beliau menjabat sebagai presiden dimulai pada tanggal 18 Agustus 1945 - 12 Maret 1967. Soekarno yang biasa dipanggil Bung Karno lahir di Blitar, Jawa Timur pada tanggal 6 Juni 1901. Beliau meninggal di Jakarta pada tanggal 21 Juni 1970. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodiharjo dan ibunya Ida Ayu Nyoman Rai. Semasa hidupnya, beliau memiliki tiga orang istri dan dikaruniai delapan orang anak. Dari istri Fatmawati mempunyai anak Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati, dan Guruh. Dari istri Hartini mempunyai anak Taufan dan Bayu, sedangkan dari istri Ratna Sari Dewi, wanita turunan Jepang bernama asli Naoko Nemoto mempunyai anak bernama Kartika.

Baca Juga : Penjelasan Lengkap Wawasan Nusantara

Masa kecil Soekarno hanya beberapa tahun hidup bersama orang tuanya di Blitar. Semasa SD hingga tamat, beliau tinggal di Surabaya. Beliau tinggal di rumah Haji Oemar Said Tokroaminoto, politisi kawakan pendiri Syarikat Islam. Kemudian melanjutkan sekolah di Hoogere Burger School. Selepas lulus HBS tahun 1920, pindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolah ke Techhnische Hoogeschool atau Sekolah Teknik Tinggi (sekarang bernama ITB). Ia berhasil meraih gelar "Ir" pada 25 Mei 1926.

Kemudian, beliau meerumuskan ajaran Marhaenisme dan mendirikan PNI pada 4 Juli 1927, dengan tujuan Indonesia Merdeka. Akibatnya Belanda memasukannya ke penjara Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1929. Delapan bulan kemudian baru disidangkan. Dalam pembelaannya yang berjudul Indonesia Menggugat, beliau menunjukkan kemurtadan Belanda, bangsa yang mengaku lebih maju.

Pembelaan tersebut membuat Belanda makin marah. Sehingga pada Juli 1930, PNI dibubarkan. Setelah bebas pada tahun 1931, Soekarno bergabung dengan Partindodan sekaligus memimpinnya. Akibatnya beliau kembali ditangkap Belanda dan dibuang ke Ende, Flores tahun 1933. Empat tahun kemudian beliau dipindahkan ke Bengkulu. 

Setelah perjuangan panjang, Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan RI tepatnya tanggal 17 Agustus 1945. Dan pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, beliau diangkat sebagai presiden diwakili oleh Bung Hatta.

2. Soeharto

Soeharto
Soeharto
Soeharto adalah presiden kedua Republik Indonesia. Beliau menjabat sebagai presiden sejak 12 Maret 1967 - 21 Mei 1998. Merupakan presiden yang paling lama menjabat di Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro dan ibunya bernama Sukirah. 
Soeharto masuk sekolah di usianya yang ke-8 tahun. Semula disekolahkan di SD Puluhan, Godean. Lalu pindah ke SD Pedes.

Sampai akhirnya terpilih menjadi seorang prajurit teladan di sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah tahun 1941. Beliau resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945. Soeharto kemudian menikah dengan Siti Hartinah tahun 1941.
Baca Juga : Inilah Sejarah Lambang Garuda Pancasila dan Makna Mendalam pada Setiap Bagiannya
Jenderal Besar Soeharto telah menapaki perjalanan panjang di dalam karir militer dan politiknya. Di kemiliteran, Soeharto memulainya dari pangkat sersan tentara KNIL, kemudian komandan PETA, komandan resimen dengan pangkat Mayor, dan komandan batalyon berpangkat Letnan Kolonel. Pada tahun 1949, dia berhasil memimpin pasukannya merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan Belanda kala itu. Beliau juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman. Selain itu juga pernah menjadi Panglima Mandala (pembebasan Irian Barat).

Tanggal 1 Oktober, meletus G-30S/PKI. Soeharto mengambil alih pimpinan Angkatan Darat. Selain dikukuhkan sebagai Pangad, Soeharto ditunjuk sebagai Pangkopkamtib oleh Presiden Soekarno. Bulan Maret 1966, Jenderal Soeharto menerima Surat Perintah 11 Maret (supersemar) dari Soekarno. Tugasnya mengembalikan keamanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno.

Karena situasi politik yang memburuk setelah meletusnya G-30S/PKI, sidang istimewa MPRS pada Maret 1967, menunjuk Soeharto sebagai Presiden dan dikukuhkan sebagai presiden kedua RI pada maret 1968.

3. Bacharuddin Jusuf Habibie

BJ. Habibie
BJ. Habibie
Presiden ketiga Republik Indonesia adalah Bacharuddin Jusuf Habibie. Beliau menjabat sebagai presiden mulai tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999 dan merupakan presiden dengan jabatan tersingkat di Indonesia. Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hari Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 dikaruniai dua orang putera yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Pada tanggal 3 September 1950 bapak Habibie meninggal karena serangan jantung. Tak lama setelah itu, Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Setelah tamat SMA tahun 1954, beliau masuk Universitas Indonesia di Bandung (sekarang ITB). Beliau menapat gelar Beliau mendapat gelar Technische Hoschschule, Jerman tahun 1960 yang kemudian mendapat gelar doktor dari tempat yang sama tahun 1965. Tahun 1967 ia menjadi Profesor Kehormatan di ITB.

Baca Juga : Penjelasan Lengkap Otonomi Daerah

Ia menyabet penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award. Setiap ia kembali dari Jerman, ia selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.

Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat sebagai Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN, industri strategis, dipilih MPR menjadi wakil presiden, dan disumpah oleh ketua MA menjadi presiden Indonesia menggantikan Soeharto. Sampai akhirnya Habibie dipaksa lengser akibat referendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato pertanggungjawabannya ditolak MPR. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman.

4. Abdurrahman Wahid

Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Lanjut ke presiden Republik Indonesia yang keempat yaitu Abdurrahman Wahid atau biasa dikenal sebagai Gus Dur. Presiden Gus Dur menjabat sejak tanggal 20 Oktober 1999 - 23 Juli 2001. 

Gus Dur adalah putera pertama dari enam bersaudara yang lahir di Denanyar Jombang Jawa Timur pada tanggal 4 Agustus 1940. Secara genetik Gus Dur adalah keturunan "darah biru". Ayahnya K.H. Wahid Hasyim adalah putera K.H. Hasyim Asy'ari, pendiri jam'iyah Nahdlatul Ulama--organisasi massa Islam terbesar di Inonesia--dan pendiri Pesantren Tebu Ireng Jombang. Ibunya Ny. Hj. Sholehah adalah putri pendiri pesantrren Denanyar Jombang, K.H. Bisri Syamsuri. Kakek dari pihak ibunya juga merupakan tokoh NU, yang menjadi Rais 'Aam PBNU setelah K.H. Abdul Wahab Hasbullah. Dengan demikian Gus Dur merupakan cucu dari dua ulama NU sekaligus, dan dua tokoh bangsa Indonesia.

Baca Juga : Istilah-Istilah di Bidang Kepabeanan

Pada tahun 1949, ketika clash dengan pemerintahan Belanda berakhir, ayahnya diangkat sebagai Menteri Agama pertama, sehingga keluarga Wahid Hasyim pindah ke Jakarta. Dengan demikian suasana baru telah dimasukinya. 

Sejak masa kanak-kanak ibunya telah ditandai berbagai isyarat bahwa Gus Dur akan mengalami garis hidup yang berbeda dan memiliki kesadaran penuh akan tanggung jawab terhadap NU. Dalam kesehariannya Gus Dur mempunyai kegemaran membaca dan rajin memanfaatkan perpustakaan pribadi ayahnya. Selain itu ia juga aktif berkunjung ke perpustakaan umum di Jakarta. Pada usia belasan tahun, Gus Dur telah akrab dengan berbagai majalah, surat kabar, novel, dan buku-buku yang agak serius. Selain itu Gus Dur juga gemar bermain sepak bola, catur dan musik. Beliau juga suka menonton bioskop.

5. Megawati Soekarnoputri

Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri
Presiden Republik Indonesia yang kelima yaitu Megawati Soekarnoputri. Beliau lahir di Yogyakarta tanggal 23 Januari 1947. Sebelum diangkat sebagai presiden, ia adalah wapres RI yang ke-8 di bawah pemerintahan Abdurrahman Wahid. Megawati adalah putera sulung dari Soekarno dan Fatmawati. Beliau menjabat sebagai presiden sejak tanggal 23 Juli 2001 - 20 Oktober 2004. Beliau berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Wanita yang memiliki nama lengkap Dyah Permata Setyawati Megawati Soekarnoputri ini memulai pendidikannya dari SD hingga SMA di Perguruan Cikini, Jakarta. Sementara, ia pernah belajar di dua universitas, yaitu fakultas pertanian Universitas Padjajaran, Bandung (1965-1967) dan fakultas psikologi Universitas Indonesia (1970-1972). 

Ia menjadi presiden setelah MPR mengadakan sidang istimewa MPR pada taahun 2001. Sidang istimewa MPR ini diadakan untuk menanggapi langkah Presiden Gus Dur yang membekukan MPR/DPR dan partai Golkar. Ia dilantik pada tanggal 23 Juli 2001.

6. Susilo Bambang Yudhoyono

Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono adalah presiden RI ke-6. Berbeda dengan presiden sebelumnya, beliau merupakan presiden pertama yang dipilih langsung oleh rakyat dalam proses pemilu. Lulusan terbaik AKABRI yang akrab disapa SBY ini lahir di Pacitan, Jawa Timur tanggal 9 September 1949. Beliau menjabat sebagai presiden sejak 20 Oktober 2004 sampai 20 Oktober 2014. 

Ia terpilih sebagai presiden dalam pemilu presiden tahun 2004. Ia berhasil melanjutkan pemerintahannya untuk periode kedua dengan kembali memenangkan pemilu presiden tahun 2009. Sejak era reformasi, SBY merupakan presiden Indonesia pertama yang menyelesaikan masa kepresidenan selama 5 tahun dan berhasil terpilih kembali untuk periode kedua.

Yudhoyono yang dipanggil "Sus" oleh orangtuanya melewatkan masa kecil dan remajanya di Pacitan. Ia merupakan seorang pensiunan militer. Karir militernya terhenti ketika ia diangkat sebagai menteri pertambangan dan energi oleh Gus Dur pada tahun 1999, dan tampil sebagai salah seorang pendiri Partai Demokrat. 

Baca Juga : Cerpen Motivasi - Adi Sang Pejuang Mimpi

SBY memiliki seorang istri bernama Kristiani Herawati, merupakan putri ketiga almarhum Jenderal (purn) Sarno Edhi Wibowo. Pensiunan jenderal berbintang empat ini adalah anak tunggal dari pasangan R. Soekotjo dan Sitti Habibah. Beliau dikaruniai dua orang anak, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

7. Joko Widodo

Joko Widodo
Joko Widodo
Ir. H. Joko Widodo atau lebih akrab disapa Jokowi adalah seorang yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada tanggal 21 Juni 1961. Beliau merupakan presiden ke-7 Republik Indonesia. Ia mulai menjabat sebagai presiden sejak tanggal 20 Oktober 2014. Ia terpilih sebagai presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla setelah memenangkan pemilu presiden 2014. Jokowi pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sejak 15 Oktober 2012 sampai 16 Oktober 2014 didampingi oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Sebelumnya dia adalah Wali Kota Solo sejak 28 Juli 2005 sampai 1 Oktober 2012. 

Joko Widodo berasal dari keluarga sederhana. Bahkan, rumahnya pernah digusur tiga kali ketika ia kecil. Beliau mampu menyelesaikan pendidikannya di fakultas kehutanan Universitas Gajah Mada. Setelah lulus, ia menekuni usahanya sebagai pengusaha mebel. Karier politiknya dimulai dengan menjadi Wali Kota Solo pada tahun 2005. Beliau mulai dikenal setelah dianggap berhasil mengubah wajah Solo menjadi kota pariwisata, budaya, dan batik. Jokowi berhasil memnangi pilkada Jakarta 2012. Kemenangannya dianggap mencerminkan dukungan populer untuk seorang pemimpin muda dan bersih.

Baca Juga : Cara Jitu Selalu Semangat Setiap Hari

Semenjak terpilih sebagai gubernur, popularitasnya terus naik. Akibatnya muncul wacana menjadikannya sebagai calon presiden untuk pemilu 2014. Pada tanggal 14 Maret 2014, Jokowi menerima mandat untuk maju sebagai calon presiden dari Megawati.

Nama Lengkap : Ir. H. Joko Widodo
Nama Alias : Jokowi
Agama : Islam
Tempat Tanggal Lahir : Surakarta, 21 Juni 1961
Hobby : Membaca dan Travelling
Istri : Ny. Hj. Iriana Joko Widodo
Anak : Gibran Rakabuming Raka - Kahiyang Ayu - Kaesang Pangarep
Ayah : Noto Mihardjo
Ibu : Sudjiatmi

Pendidikan
  • SMP NEGERI 1 SURAKARTA
  • SMA NEGERI 6 SURAKARTA
  • UNIVERSITAS GAJAH MADA FAKULTAS KEHUTANAN

Penutup

Demikianlah ulasan dari Rujend seputar Presiden Republik Indonesia yang pernah menjabat dari awal hingga sekarang. Semoga bisa membantu menambah luas wawasan Anda. Kalau ada kesalahan, silakan koreksi di kolom komentar ya...

Terima kasih telah berkunjung. Sampai jumpa di postingan Rujend berikutnya...

0 Response to "Nama-Nama Presiden Republik Indonesia dari Awal sampai Sekarang, Siapa Sajakah Mereka ?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel