Penjelasan Lengkap Pancasila Sebagai Ideologi Negara Indonesia

Penjelasan Lengkap Pancasila Sebagai Ideologi Negara Indonesia - Bangsa yang kuat adalah bangsa yang selalu mengingat dan tidak pernah melupakan sejarahnya. Pancasila lahir dari perjuangan para pahlawan yang begitu gagah berani melawan penjajah.

Sekarang memang bukan saatnya lagi untuk kita berperang dan melawan penjajah, namun bukan berarti kita tidak memiliki ancaman bagi bangsa ini. Ancaman yang berbahaya saat ini justru adalah permasalahan tentang ideologi suatu bangsa.

Sebagai bangsa Indonesia, dasar yang menjadi landasan ideologi bangsa ini adalah Pancasila. Maka dari itu, Rumah Jendela mengajak Anda untuk memahami lebih dalam mengenai arti Pancasila sebagai ideologi negara supaya kita dapat bersama-sama saling menjaga bangsa ini dari persebaran idalisme yang kurang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.

Simak penjelasannya sebagaimana berikut.


Penjelasan Lengkap tentang Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Indonesia


A. Menelusuri Konsep Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Filsafat merupakan ajaran mengenai suatu ajaran nilai atau kebenaran yang dijadikan keyakinan atau pandangan hidup suatu bangsa. Bagi suatu bangsa, kebenaran ini selanjutnya dijadikan sebagai ideologi negara.

Istilah ideologi berasal dari dua kata, yaitu idea yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita; dan logos yang berarti ilmu. Dapat disimpulkan secara etimologis ideologi berarti ilm tentang ide-ide atau ajaran tentang pengertian dasar.

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Tentang Ideologi di Dunia

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ideologi sendiri diartikan sebagai kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup.

Ideologi juga diartikan sebagai cara berfikir seseorang atau golongan. Ideologi dapat juga diartikan sebagai paham, teori dan tujuan yang merupakan satu progam sosial politik.

Selain pengertian-pengertian di atas, ideologi juga didefinisikan oleh beberapa tokoh diantaranya sebagai berikut:

1. Menurut Sastrapratedja, ideologi adalah seperangkat gagasan/pemikiran yang berorientasi pada tindakan dan diorganisir menjadi suatu sistem yang teratur.

2. Menurut Soerjanto, ideologi adalah hasil refleksi manusia berkat kemampuannya menjaga jarak dengan dunia dan kehidupannya.

3. Menurut Mubyarto, ideologi adalah sejumlah doktrin, kepercayaan, dan simbol-simbol sekelompok masyarakat atau suatu bangsa yang menjadi pegangan dan pedoman kerja untuk mencapai tujuan masyarakat atau bangsa .

4. Menurut Martin Seliger, ideologi adalah sekumpulan kepercayaan dan penolakan yang diungkapkan dalam bentuk pernyataan yang bernilai yang dirancang untuk melayani dasar-dasar permanen yang bersifat relatif bagi sekelompok orang.

5. Menurut Alvin Gouldner, ideologi merupakan suatu yang muncul dari suatu cara baru dalam wacana politis yang melibatkan otoritas atau tradisi atau retorika emosi.

6. Paul Hirst, ideologi adalah suatu sistem gagasan politis yang dapat digunakan dalam perhitungan politis. Lebih lanjut, Hirst menegaskan bahwa penggunaan istilah ideologi mengacu pada kompleks nir-kesatuan praktik sosial dan sistem perwakilan yang mengandung konsekuensi dan arti politis.

Konsep Ideologi Pancasila

Setelah Anda memahami apa itu konsep ideologi, selanjutnya Rumah Jendela akan menjelaskan arti dari konsep Pancasila sebagai ideologi negara. 

Secara umum, Pancasila sebagai ideologi negara adalah Pancasila dijadikan sebagai dasar sistem kenegaraan untuk seluruh warga negara Indonesia yang berdasar cita-cita bangsa.

Pancasila sebagai ideologi negara juga diartikan sebagai visi atau arah dari penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Visi atau arah dalam hal ini adalah terwujudnya kehidupan yang berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang menjunjung tinggi persatuan, pro rakyat serta adil dan makmur. 
Pancasila sebagai ideologi negara memegang peran yang sangat penting untuk persatuan dan kesatuan bangsa. Pancasila merupakan hasil usaha pemikiran manusia Indonesia untuk mencari suatu kebenaran.

Pancasila merupakan nilai-nilai yang digali dari kebudayaan bangsa Indonesia itu sendiri, bukan dari bangsa lain. Oleh karena itu, Pancasila sebgai ideologi negara juga memiliki arti bahwa Pancasila digunakan sebagai dasar pemikiran bangsa Indonesia untuk menyelenggarakan kehidupannya sehari-hari.

B. Menggali Sumber Historis, Sosiologis, Politis tentang Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Sumber Pancasila sebagai dasar negara terbagi menjadi tiga, yaitu sumber historis, sumber sosiologis, dan sumber politis. Penjelasan ketiganya adalah sebagai berikut.

1. Sumber Historis Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Pada bagian ini akan ditelusuri kedudukan Pancasila sebagai ideologi oleh para penyelenggara negara yang berkuasa sepanjang sejarah negara Indonesia.

a. Pancasila sebagai ideologi negara dalam masa pemerintahan Soekarno

Pada masa Soekarno, Pancasila sangat ditegaskan sebagai pemersatu bangsa. Penegasan ini sering dikumandangkan oleh Soekarno dalam berbagai pidato politiknya dalam kurun waktu 1945-1960. Namun, seiring perjalanan waktu, pada kurun waktu 1960-1965 Soekarno lebih mementingkan konsep Nasakom (Nasionalis, Agama, dan Komunis) sebagai landasan politik bangsa Indonesia.

b. Pancasila sebagai ideologi negara dalam masa pemerintahan Soeharto

Pada masa Soeharto, Pancasila dijadikan sebagai asas tunggal bagi organisasi politik dan pemerintahan. TAP MPR No II/1978 menjadi landasan bagi pelaksanaan P4 bagi semua lapisan masyarakat. Akibatnya adalah bahwa Pancasila ditafsirkan sebagai produk orde baru.

c. Pancasila sebagai ideologi negara pada masa pemerintahan B.J Habibie

Program P4 yang telah ada dalam masa pemerintahan Soeharto dihapuskan dalam masa pemerintahan Habibie. Pada masa ini Pancasila kurang bergema karena pemerintahan Habibie lebih fokud pada masalah politis.

d. Pancasila sebagai ideologi negara dalam masa pemerintahan Gus Dur

Pada masa ini, yang lebih dominan adalah kebebasan berpendapat sehingga perhatian terhadap ideologi Pancasila cenderung melemah.

e.  Pancasila sebagai ideologi negara dalam masa pemerintahan Megawati

Pada masa ini, Pancasila sebagai ideologi semakin kehilangan formalitasnya ditandai dengan tidak dicantumkannya pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib dari tingkat SD-Perguruan Tinggi.

f. Pancasila sebagai ideologi negara dalam masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono

Meskipun SBY menjabat sebagai presiden dua periode, namun perhatian terhadap Pancasila juga tidak terlalu bagus. Dapat ditandai dengan belum adanya upaya untuk membentuk suatu lembaga yang berwenang untuk menjaga dan mengawal Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.

2. Sumber Sosiologis Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Pada kesempatan ini, akan dilihat Pancasila sebagai ideologi negara berakar dalam kehidupan masyarakat. Unsur-unsur sosiologis yang membentuk Pancasila sebagai ideologi negara meliputi hal-hal berikut:

a. Sila Ketuhanan Yang Mahas Esa dapat ditemukan dalam kehidupan beragama masyarakat Indonesia dalam berbagai bentuk kepercayaan dan keyakinan terhadap kekuatan gaib.

b. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradap dapat ditemukan dalam hal saling menghargai dan menghormati hak-hak orang lain, tidak bersikap sewenang-wenang.
Baca Juga: 6 Manfaat Menulis yang Bakalan Bikin Kamu Pengin Jadi Penulis
c. Sila Persatuan Indonesia dapat ditemukan dalam bentuk solidaritas, rasa setia kawan, rasa cinta tanah air yang berwujud pada mencintai produk dalam negeri.

d. Sila Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam PermusyawaratanPerwakilan dapat ditemukan dalam bentuk menghargai pendapat orang lain, semangat musyawarah dalam mengambil keputusan.

e. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia tercermin dalam sikap suka menolong, hidup sederhana, tidak menyolok atau berlebihan.

3. Sumber Politis Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Unsur-unsur politis yang membentuk Pancasila sebagai ideologi negara meliputi hal-hal sebagai berikut.

a. Sila pertama Pancasila diwujudkan dalam bentuk semangat toleransi antar umat beragama.

b. Sila kedua Pancasila diwujudkan dalam hal penghargaan terhadap pelaksanaan HAM di Indonesia.

c. Sila ketiga Pancasila terwujud dalam hal mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

d. Sila keempat Pancasila terwujud dalam mendahulukan pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah.

e. Sila kelima Pancasila diwujudkan dalam bentuk tidak menyalahgunakan kekuasaan.

C. Dimensi Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai hakikat bahwa Pancasila sebagai ideologi negara memiliki tiga dimensi. Penjelasannya adalah sebagai berikut.

a. Dimensi Realitas

Mengandung arti bahwa nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila bersumber dari nilai-nilai yang real yang hidup dalam masyarakat dan harus dijabarkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

b. Dimensi Idealitas

Mengandung cita-cita yang ingin dicapai dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga menimbulkan harapan dan optimisme serta mampu menggugah motivasi untuk mewujudkan cita-cita nasional.

c. Dimensi Fleksibilitas

Mengandung relevansi atau kekuatan yang merangsang masyarakat untuk mengembangkan pemikiran baru tentang nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila.

D. Urgensi Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Peran konkrit Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yaitu sebagai penuntun warga negara yang berarti setiap perilaku warga negara Indonesia harus didasarkan pada preskripsi moral.

Contohnya adalah kasus narkoba yang terjadi di Indonesia menandakan bahwa preskripsi moral ideologis belum muncul dalam masyarakat. Di sinilah peran Pancasila harus mampu memberikan norma-norma penuntun yang jelas sehingga dapat dibawa ke produk hukum untuk memberikan respons terhadap fenomena tersebut.
Ideologi juga dijadikan sebagai penolakan terhadap nilai-nilai yang tidak sesuai dengan Pancasila. Artinya bahwa ideologi luar yang masuk ke Indonesia haruslah disaring terlebih dahulu dan disesuaikan dengan kebudayaan bangsa dengan berpegang pada Pancasila.

E. Kesimpulan

Pentingnya pancasila sebagai ideologi negara dalah untuk memperlihatkan peran ideologi sebagai penuntun moral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sehingga ancaman berupa penyalahgunaan narkoba, terorisme, pembunuhan, dan sebagainya dapat dicegah.

Di samping itu, Pancasila sebagai ideologi negara pada hakikatnya mengandung tiga dimensi, yaitu dimensi realitas, idealitas, dan fleksibilitas yang memuat nilai-nilai dasar, cita-cita, dan keterbukaan sehingga masyarakat mampu menerima kedudukan Pancasila.

Demikianlah penjelasan dari Rumah Jendela terkait dengan materi Pancasila Sebagai Ideologi Negara Indonesia. Semoga penjelasan ini dapat membantu Anda untuk lebih menghayati nilai-nilai dalam Pancasila. 

Jangan lupa untuk SUBSCRIBE blog ini supaya Anda dapat mendapatkan email setiap ada artikel terbaru yang di-update di blog ini. Pastikan juga Anda mengikuti kami melalui Google Plus dan Facebook supaya lebih banyak keuntungan yang Anda dapatkan dari blog ini.

Jika Anda memiliki pertanyaan atau apapun itu silakan tinggalkan di kolom komentar atau bisa langsung menghubungi kami di contact yang telah disediakan. Terimakasih telah berkunjung dan sampai jumpa di postingan berikutnya.

0 Response to "Penjelasan Lengkap Pancasila Sebagai Ideologi Negara Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel